Sosial

Amanah Zakat Pulihkan Kampung Sriwijaya

Amanah Zakat Pulihkan Kampung Sriwijaya

Penulis: Muhammad Amir Fiqih

Instagramamanahzakat

ACEH TAMIANG – Di tengah sunyi malam yang masih menyisakan jejak bencana, cahaya baru mulai menyinari lorong-lorong gelap Kampung Sriwijaya, Aceh Tamiang. Setelah berminggu-minggu bergulat dengan krisis air bersih dan kegelapan akibat banjir besar, kehadiran tim Amanah Zakat menjadi napas baru yang menguatkan masyarakat setempat.

Dalam misi kemanusiaan terbarunya, Amanah Zakat menyalurkan bantuan krusial berupa 7.800 liter air bersih, paket pangan siap saji, serta pemasangan lampu solar cell untuk menerangi akses jalan desa yang sebelumnya lumpuh total.

Menghapus Air Mata di Tanah Bencana

Kedatangan bantuan ini disambut haru oleh warga yang telah hidup dalam kegelapan selama lebih dari dua pekan. Ibu Siti (45), salah satu warga yang kehilangan tempat tinggal, tak kuasa membendung air mata saat menerima bantuan air bersih.

"Alhamdulillah, air ini seperti nikmat dari langit. Tapi yang membuat hati kami pilu sekaligus bangga adalah saudara dari Gaza yang sedang berjuang di tengah perang masih mengingat kami di sini. Mereka dibom di sana, kami banjir di sini, tapi hati kami tetap satu," ungkap Siti penuh emosional.

Hal senada disampaikan oleh Bapak Rahman (52). Baginya, bantuan lampu solar cell dari Amanah Zakat bukan sekadar alat penerangan, melainkan pemulih rasa aman bagi anak-anak dan perempuan di pengungsian.

Respons Cepat Kebutuhan Mendesak

Banjir besar di Aceh Tamiang telah menyebabkan puluhan rumah hanyut dan memutus jaringan listrik serta akses air bersih. Menanggapi kondisi darurat tersebut, Amanah Zakat bergerak cepat memastikan distribusi bantuan tepat sasaran:

  • 7.800 Liter Air Bersih: Mengatasi krisis air akibat sumur warga yang tercemar lumpur.

  • Pangan Darurat: Distribusi sarden kaleng dan makanan ringan bagi keluarga yang kesulitan mendapatkan bahan pokok.

  • Penerangan Solar Cell: Pemasangan di titik-titik krusial untuk mencegah risiko keamanan di malam hari.

Komitmen Pemulihan Berkelanjutan

Amanah Zakat menegaskan bahwa misi ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan upaya memulihkan martabat dan harapan warga. Kolaborasi lintas lembaga dan dukungan internasional dari tokoh Gaza menunjukkan bahwa di saat tersulit sekalipun, cahaya kemanusiaan akan terlihat paling terang.

Kini, dengan air yang mulai mengalir dan lampu yang kembali berpijar, warga Kampung Sriwijaya perlahan mulai menatap masa depan. Proses pemulihan memang masih panjang, namun fondasi solidaritas yang dibangun oleh Amanah Zakat dan para mitra telah memberi energi bagi warga untuk bangkit kembali.